Biografi Gus Dur versi Indonesia
Tadi
sore dari jam 16.00 sampe 18.30, gua ada di Hotel Borobudur menghadiri acara
peluncuran buku Biografi Gus Dur versi Bahasa Indonesia. Di sana ada Cak Nur,
M. Sobary, Garin Nugroho, Rizal Ramli, Wimar Witoelar, dsb-nya. Tadinya gua
kira gua udah terlambat karena di kartu undangan tertulis acara dimulai jam
15.30. Tapi nggak tahunya molor juga waktunya.
Gus Dur dikenal sebagai penganut Islam yang memahami benar apa itu pluralisme dalam
kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. Sekitar jam 18.00, sebelum konferensi pers,
gua iseng-iseng lihat beberapa buku tentang Gus Dur yang dijajakan di sana. Di salah satu buku
itu (gua lupa judulnya), bagian belakangnya tertulis rangkaian kalimat yang membuat gua
senyum-senyum sendiri sembari berpikir. Di situ tertulis “Presiden pertama gila perempuan,
presiden kedua gila harta, presiden ketiga gila bener, presiden keempat membuat orang gila.”
Ha..ha..ha.. Kalo presiden kelima apa ya? 
Oh ya, sebelumnya buku Biografi Gus Dur karya Greg Barton ini, ditulis dalam Bahasa Inggris dan diedarkan
pada publik Indonesia Februari 2002. Greg Barton yang lengkapnya bernama Gregory James Barton, adalah
Senior Lecturer pada Deakin University, Geelong, Australia.
Dalam buku ini, selain mengungkap masa kecil dan pengembaraan Gus Dur mencari jati diri (ilmu pengetahuan),
Greg juga menuturkan bagaimana perjuangan Gus Dur menghidupkan kembali (revivalisasi) NU. Kisah perjalanan
politik Gus Dur sejak sebagai pimpinan PBNU kemudian Presiden RI ke-4 - hingga detik-detik terakhir
meninggalkan istana - mendapat porsi cukup besar dalam buku ini. Membaca buku ini memang menjadi
seperti membaca catatan sejarah Indonesia kontemporer, terutama Indonesia pasca gerakan reformasi
1998.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar